• Pengertian dan Fungsinya Virtual Box

    Ada yang tahu virtual box itu apa? VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi “tambahan” di dalam sistem operasi “utama”.
  • Upgrade dan Downgrade MikroTik

    Di post kali ini saya akan mencoba untuk membuat tutorial tentang MikroTik. Dilab5 ini saya mencoba untuk Upgrade dan Downgrade RouterOS.
  • Analisa Kebutuhan Hardware dan Software

    Windows Server 2012 adalah sebuah sistem operasi untuk server yang di keluarkan oleh microsoft office.Windows Server 2012,sebelumnya berkode nama Windows Server 8, adalah versi terkini Windows Server
Tampilkan postingan dengan label Debian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Desember 2014

Membuat Server FTP dengan ProFTPD


     Assalamualaikum mas bro ketemu lagi dengan saya selaku admin blog ini yang lagi pusing dengan tugas yang sedang menumpuk -_- . Kali ini saya akan membahas tentang ftp yaitu proftpd dan sebelumnya saya sudah membahas tentang vsftpd .

     Sama halnya dengan VSFTPD , Proftpd ini sebenarnya FTP Server yang banyak digunakan di Mesin Unix/Linux. Untuk perbedaanya saya kurang tau,tetapi untuk konfignya saya rasa mudahan konfig proftpd dibanding vsftpd.

Langkah-Langkahnya :


  1. Login sebagai root dahulu di debian kita
  2. jika sudah instal packet proftpd dengan perintah 
apt-get install proftpd
    3. disaat install kita memilih sebuah pilihan
 #pilih standalone untuk membuat server ftp kita sendiri
   4. jika sudah lalu kita tambahkan user untuk login ftp kita dengan perintah
 adduser [user yang kita tambahkan]
   5. lalu coba login ke ftp kita untuk uji coba berhasil atau tidaknya ftp kita dengan mengetikan perintah di            windows explore kita
ftp://[ip server ftp kita]
   6. jika berhasil maka akan muncul user login ftp kita

Untuk lebih lanjut lihat video yang sudah saya buat dibawah 
#Membuat Direktory Terpusat



     Nah jika sudah muncul login user ftp kita itu tandanya kita sudah berhasil membuat server ftp kita. Itu saja ilmu dari saya semoga bermanfaat dan sampai ketemu dipostingan selanjutnya #SalamJomblo :D hehe wassalamualaikum

Share:

Membuat Server FTP dengan VSFTPD

    Assalamulaikum wr.wb ketemu lagi dengan saya pemilik blog ini :D . Kali ini saya akan mengupdate blog saya dengan ilmu. Kali ini saya akan mempost tentang bagaimana caranya membuat server FTP dengan VSFTPD.


     Apa itu vsftpd ? vsftpd adlah sebuah service yang bekerja pada port 21 yaitu ftp server pada sistem operasi debian. Anda tau ftp kan ? Jika belum tau silahkan kesini

Langkah Langkah Konfigurasinya:

1. Untuk konfigurasinya cukup mudah,pertama tama kita login sebagai root dahulu di debian kita
2. install packet vsftpd dengan perintah
apt-get install vsftpd
3. vsftpd ini mempunyai settingan default yaitu bisa login sebagai anonymous atau login tidak menggunakan user

Fitur - Fitur dalam VSFTPD

A. Menambahkan User VSFTPD

  1. Pertama tama kita buat user untuk ftp kita 
adduser [user yang akan ditambah/dibuat]
     2. jika sudah lalu kita setting file vsftpd.conf nya dengan cara
 nano /etc/vsftpd.conf
     3. Kemudian cari baris "local_enable=yes" dan "write_enable=yes"  dan hilangkan tanda pagar di baris              tersebut , jangan lupa nonaktifkan anonymous login dengan cara ubah  anonymous_enable=NO

     4. jika sudah save dan exit
     5. lalu kita restart vsftpd kita dengan perintah
/etc/init.d/vsftpd restart
     6. silahkan dicoba login diwindows dengan menggunakan windows explorer


B. Memblokir User yang akan login di VSFTPD

 Memblokir user ini berfungsi sebagai peningkat keamanan dari vsftpd ini. Disini kita berhak memblokir siapa saja user yang membahayakan data di server ftp kita. 

Lanjut ke konfigurasi blokir user 
  1. Pertama kita edit file vsftpd.conf dengan perintah
nano /etc/vsftpd.conf
     2.  Kemudian cari baris "chroot_list_enable=YES" dan juga "chroot_list_file=....." hilangkan tanda pagar             disampingnya lihat gambar dibawah
#maaf jika kotaknya berantakan hehe

     3. jika sudah save dan exit file tersebut dilanjutkan dengan mengedit chroot_list nya dengan perintah
nano /etc/vsftpd.chroot_list
     4. lalu masukan nama user yang akan kita blokir, misalkan disini saya akan mencoba memblokir user rpl
    
    5. jika sudah save dan exit dan retart vsftpd nya dengan perintah
/etc/init.d/vsftpd restart
Jika sudah cobalah login ftp dengan user yang kita blokir tadi,99 % kemungkinan pasti tidak aka bisa login wahaha :D

 C. Login VSFTPD via cmd

  1. Loginnya cukup mudah kita cukup membuka cmd :P lalu ketikan perintah
ftp [Ip Server FTP]

     2. lalu masukan username dan password kita

Nah itu saja dari saya cukup mudah kan ? Selamat bertemu dipostingan selanjutnya...

Share:

Jumat, 28 November 2014

Membuat Authorized Key di SSH Debian


      Hai hai ketemu lagi dengan saya yang gak jelas ini haha. Kali ini saya akan memposting tentang authorized key di ssh sebelum saya jumatan. Authorized key ini berfungsi sebagai peningkat keamanan saat kita meremote server. Konon sih kataya untuk membuat bingung hacker yang ingin hack server kita saat diremote. Oke deh gausah banyak curhat langsung aja kita lanjut ke tahap tahapnya

Bahan Bahan Yang diperlukan :
1. PuttyGen
2. Putty
3. Niat yang kuat
4. Snack (diperlukan jika kamu sudah kewalahan)
5. Berdoa

Langkah langkahnya
1. Sebelum kita memberikan authorized key ke ssh,kita harus remote si server menggunakan putty
2. setelah kita remote,buka aplikasi puttgen nya untuk membuat key nya,untuk membuat keynya kita harus menggosokan kursor kita di tempat yang kosong yang sudah disediakan (ayo digosok siapa tau dapet hadiah wkakak)

3. Jika sudah selesai maka ada akan opsi untuk memasukan password untuk authorizedkey


Harus diingat ya !!! Password yang kita masukan di puttygen harus sama dengan user yang akan kita kasih authorized nya. Disini saya menggunakan user billy
4. Jika sudah,lalu kita save public key dan private keynya
5. selanjutnya kita buat folder .ssh untuk menaruh authorized key nya

6. setelah dibuat lalu kita berikan chmod (hak akses) di folder .ssh yang tadi kita buat

7. selanjutnya kita masuk ke direktory .ssh dengan perintah "cd .ssh/"
8. setelah masuk lalu kita buat file authorized_keys untuk menaruh kode yang gak jelas tadi

9. jika sudah taruh kode yang gak jelas tadi di file authorized_keys dengan perintah "nano authorized_key"

10. lalu save dan exit file  authorized key tersebut,dilanjutkan dengan memberikan chmod ke file tersebut

11. setelah itu kita edit file sshd_config nya dengan perintah "nano /etc/ssh/sshd_config"

12. lalu kita aktifkan file authorized kita dengan cari script "AuthorizedKeysFile" hapus tanda #

13. Kemudian cari juga baris PasswordAuthentication yes dan ubah menjadi no ini diagarkan saat login ssh tidak diminta password user , melainkan password authentication yang sudah dibuat di private key tadi.

14. jika sudah kita save dan exit,jangan lupa untuk merestart ssh kita dengan perintah "/etc/init.d/ssh restart"

15. jika sudah kita buka putty untuk menguji coba hasil konfig an kita yang tadi, pilih pada bagian connection lalu pilih ssh lalu klik pada browse untuk memasukan private key yang sudah kita buat tadi

16. lalu jangan langsung pilih open :p kita harus masukan ip server yang akan kita remote dahulu,baru deh kita pilih open

17. Jika berhasil maka tampilannya akan sama dengan apa yang ada dibawah

18. Jika gagal tampilannya akan sama kayak dibawah,itu berarti ada konfikan yang tidak sama seperti yang diatas


     Itu saja dari saya semoga bermanfaat untuk yang membaca. Wassalamualaikum wr.  wb





Share:

Rabu, 26 November 2014

Mengbah Banner Login di Debian




     Assalamualaikum kali ini saya akan membagi ilmu bagaiman caranya agar mengganti banner login pada debian server. Oke kita langsung aja capcus ke langkah langkahnya saja


Langkah - Langkahnya : 

1. Login sebagai root di debian kita
2. lalu aktifkan file issue.net nya dengan cara mengetikan perintah:
nano /etc/ssh/sshd_config


*Setelah itu hapus tanda "#" untuk mengaktifkan file issue.net"

4. Setelah itu exit dan save, lalu untuk mengubah bannernya ubah file issue.net dengan perintah 
nano /etc/issue.net
          lalu enter
5. Edit tulisan yang ada di file issue.net ini sesuai dengan keinginan anda 


6. jika sudah save dan exit,lalu restart ssh anda dengan perintah
/etc/init.d/ssh restart
7. jika sudah direstart maka coba anda login kembali debian anda, maka tampilannya akan sesuai dengan apa yang kita ubah di file isuue.net tadi


   Oke itu saja dari saya,mengubah banner login debian ini katanya berfungsi sebagai peningkat keamanan ssh kita dalam meremote server,tapi karna saya bukan hacker jadi saya tidak bisa membuktikan itu benar atau tidak. Mohon maaf jika banyak kesalahan. Wassalamualaikum #SalamJomblo 

Share:

Jumat, 21 November 2014

Max Login Pada Debian


         Disini saya akan membahas keamanan dalam ssh yaitu membatasi user yang login pada debian server. Misalkan user yang dibatasi hanya 2 maka hanya 2 orang saja yang bisa login pada debian kita. Oke langsung aja kita ke langkah konfigurasinya.

Langkah - Langkah :

1. Pertama kita edit file limits.conf dengan perintah :

nano /etc/security/limits.conf

2. kemudian cari dibaris paling bawah ada user dan maxlogins,ubah angka pada maxloginnya sesuai dengan kebutuhan anda. Saya sarankan untuk max login nya 1 saja,jadi hanya anda saja yang login.

3. Jika sudah save dan exit, lalu refresh ssh server kita dengan mngetikan peritah "/etc/init.d/ssh restart"


Ya itu saja dari saya  semoga bermanfaat wassalamualaikum
Share:

Merubah Port Pada SSH


       Okay kali ini saya akan menjelaskan bagaiamana cara merubah port pada ssh. Sebelumnya fungsi dari mengubah port pada ssh ini semata mata untuk meningkatkan keamanan saat kita meremote si server. Oke langsung aja ke tahap konfignya

Langkah - langkahnya :

1. Pertama tama kita ubah file sshd_config dengan mengetikan perintah :
 
nano /etc/ssh/sshd_config

2. setelah itu cari baris yang berisi "port 22" (biasanya berada di baris atas) lalu ubah angka port "22"     dengan angka sesuai anda.
3. lalu keluar dari editing text
4. setelah keluar restart ssh agar mengapply settingan yang sudah kita ubah dengan mengetikan               perintah :
/etc/init.d/ssh restart


5. setelah di restart,lalu kita buka aplikasi putty,isi ip server dan ubah angka port dengan port yang sudah kita sesuaikan tadi,lalu kita pilih open

  Selesai,mudah kan ? Ya itu saja untuk meningkatkan keamanan dari meremote server. Sekian dari saya, Terima kasih 

Share:

Instal Remote Server SSH di Debian


        Kali ini saya akan mencoba meremote server dengan aplikasi yang bernama "SSH". 

       Pertama - saya akan menjelaskan apa itu ssh ? SSH atau Secure Shell merupakan protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan. Terutama banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unix untuk mengakses akun shell, SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote tak aman lainnya, yang mengirim informasi, terutama kata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk dicegat. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman seperti Internet.

        Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode teks maupun mode grafis apabila konfigurasinya mengijinkan.

Langkah - Langkahnya

1. Install paket ssh yang ada di server debian kita

root@billy:~# apt-get install ssh

2. untuk meremotenya cukup buka aplikasi putty, untuk ip address nya isikan ip server yang akan           diremote,setelah itu klik open
3. jika berhasil konek ke server maka kita akan disuruh login dengan user yang ada di server,jika sudah login maka tampilan puttynya akan sama dengan yang dibawah

  Nah cukup mudah kan meremote server dengan ssh ? Kita hanya perlu mengetahui user dan password yang ada di server yang akan kita remote. Nah itu saja dari saya sekian dan terima kasih.
Share:

Rabu, 19 November 2014

Remote Server Via Telnet


            Assalammualaikum kali ini saya akan mencoba meremote server dengan aplikasi yang bernama telnet. Oke langsung aja ke langkah langkahnya


Langkah Langkahnya :

1. Login sebagai root di server kita
2. lalu instal telnetd dengan mengetikan perintah "apt-get install telnetd" lalu enter,

 3. Lalu kita setting di client windows dengan masuk control panel > Programs and Features lalu klik     "Turn Windows features on or off"
 4. setelah di klik lalu ceklis yang bagian "Telnet Client" lalu ok
 5. buka cmd dan tulis perintah "telnet ..." (...=diisi dengan ip server yang akan diremote) lalu enter
 6. jika berhasil maka kita akan login dengan user yang ada di server kita


Sekian dan Terima kasih

ini videonya :




Share:

INSTALASI DEBIAN SERVER



              Apa itu debian ?


Apakah Debian itu????
Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela(pengembang Debian) yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia
Sejarah
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnya [DEB]ra dan namanya sendiri [IAN] Murdoch.
Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai “Slackware”).
Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.
Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi “Software in Public Interest” untuk menaungi debian secara legal dan hukum.
Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta di tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan “debconf”.
Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode “Etch”. Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode “Lenny”.deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti itu. Seperti “Deb” istilah bagian dari Debian, itu berasal dari nama Debra, kemudian pacar dan sekarang mantan istri pendiri Debian Ian Murdock.
Paket debian juga digunakan dalam distribusi berbasis pada Debian, seperti Ubuntu dan lain-lain.
Paket debian adalah standar Unix pada arsip yang mencakup dua gzip, tar bzipped atau lzmaed arsip: salah satu yang memegang kendali informasi dan lain yang berisi data.
Program kanonik untuk menangani paket-paket tersebut adalah dpkg, paling sering melalui apt / aptitude.
deb paket dapat dikonversi ke paket lain dan sebaliknya menggunakan asing.
Beberapa paket Debian inti tersedia sebagai udebs ( “mikro deb”), dan biasanya hanya digunakan untuk bootstrap instalasi Linux Debian. Meskipun file tersebut menggunakan ekstensi nama file udeb, mereka mematuhi spesifikasi struktur yang sama seperti biasa deb. Namun, tidak seperti rekan-rekan mereka deb, hanya berisi paket-paket udeb fungsional penting file. Secara khusus, file dokumentasi biasanya dihilangkan. udeb paket tidak dapat diinstal pada sistem Debian standar.
Saat ini telah terdapat puluhan distribusi Linux yang berbasis kepada debian, salah satu yang paling menonjol dan menjadi fenomena adalah Ubuntu.
Instalasi Debian
Instalasi Linux Debian 4 (GUI)
1. Booting pertama cdrom, lalu masukkan cd install debian.
2. Ketikkan Installgui (untuk instalasi berbasis grafik), lalu enter.
3. Setelah itu akan muncul pilihan bahasa yang digunakan, pilih saja American English.
4. Kemudian muncul pilihan negara, pilih Indonesia melalui other — Asia — Indonesia.
5. Selanjutnya muncul pilihan keyboard yang digunakan, pilih saja American English.
6. Kemudian akan muncul konfigurasi network, pilih configure network manually dan masukkan IP Address, Netmask, Gateway, dan IP Address DNS Server.
7. Masukkan Hostname, misalnya Edanzzz.
8. Masukkan Domain name.
9. Setelah itu proses instalasi akan menjalankan metode partisi harddisk, pilihlah manually partition.
10. Masukan ukuran-ukuran sesuai yang Anda inginkan, misal : Untuk /root diberi 10 GB,untuk
/home 5GB, dan untuk /swap adalah 2 kali RAM. Misal RAM yang dimiliki 512 jadi kita mengisi
ukuran untuk /swap sebesar 1024 MB.
11. Berikutnya proses pemformatan akan berlangsung. dan akhiri dengan Finish Partitioning.
12. Kemudian muncul pemilihan zona waktu, pilih Jakarta +07 GMT.
13. Setelah itu akan muncul root password, isikan password root.
14. Full name account new, untuk menambah user baru.
15. Use a network mirror, untuk bagian ini pilih saja NO.
16. Choose software to install, pilih saja defaultnya “standard system”.
17. Kemudian install GRUB loader, digunakan untuk memilih OS yang akan dijalankan pada saat booting pertama. Dengan catatan jika kita menggunakan dual booting.
18. Installation complete.
19. Restart dan linux debian siap untuk digunakan…..
Instalasi Linux Debian 4 (Text)
1. Booting pertama cdrom, lalu masukkan cd install debian.
2. Ketikkan Install (untuk instalasi berbasis text), lalu enter.
3. Setelah itu akan muncul pilihan bahasa yang digunakan, pilih saja American English.
4. Kemudian muncul pilihan negara, pilih Indonesia melalui other — Asia — Indonesia.
5. Selanjutnya muncul pilihan keyboard yang digunakan, pilih saja American English.
6. Kemudian akan muncul konfigurasi network, pilih configure network manually dan masukkan IP Address, Netmask, Gateway, dan IP Address DNS Server.
7. Masukkan Hostname, misalnya Edanzzz.
8. Masukkan Domain name.
9. Setelah itu proses instalasi akan menjalankan metode partisi harddisk, pilihlah manually partition.
10. Masukan ukuran-ukuran sesuai yang Anda inginkan, misal : Untuk /root diberi 10 GB,untuk
/home 5GB, dan untuk /swap adalah 2 kali RAM. Misal RAM yang dimiliki 512 jadi kita mengisi
ukuran untuk /swap sebesar 1024 MB.
11. Berikutnya proses pemformatan akan berlangsung. dan akhiri dengan Finish Partitioning.
12. Kemudian muncul pemilihan zona waktu, pilih Jakarta +07 GMT.
13. Setelah itu akan muncul root password, isikan password root.
14. Full name account new, untuk menambah user baru.
15. Use a network mirror, untuk bagian ini pilih saja NO.
16. Choose software to install, pilih saja defaultnya “standard system”.
17. Kemudian install GRUB loader, digunakan untuk memilih OS yang akan dijalankan pada saat booting pertama. Dengan catatan jika kita menggunakan dual booting.
18. Installation complete.
19. Restart dan linux debian siap untuk digunakan…..
Instalasi Linux Debian 4 (Text)
1. Booting pertama cdrom, lalu masukkan cd install debian.
2. Ketikkan Install (untuk instalasi berbasis text), lalu enter.
3. Setelah itu akan muncul pilihan bahasa yang digunakan, pilih saja American English.
4. Kemudian muncul pilihan negara, pilih Indonesia melalui other — Asia — Indonesia.
5. Selanjutnya muncul pilihan keyboard yang digunakan, pilih saja American English.
6. Kemudian akan muncul konfigurasi network, pilih configure network manually dan masukkan IP Address, Netmask, Gateway, dan IP Address DNS Server.
7. Masukkan Hostname, misalnya Edanzzz.
8. Masukkan Domain name.
9. Setelah itu proses instalasi akan menjalankan metode partisi harddisk, pilihlah manually partition.
10. Masukan ukuran-ukuran sesuai yang Anda inginkan, misal : Untuk /root diberi 10 GB,untuk
/home 5GB, dan untuk /swap adalah 2 kali RAM. Misal RAM yang dimiliki 512 jadi kita mengisi
ukuran untuk /swap sebesar 1024 MB.
11. Berikutnya proses pemformatan akan berlangsung. dan akhiri dengan Finish Partitioning.
12. Kemudian muncul pemilihan zona waktu, pilih Jakarta +07 GMT.
13. Setelah itu akan muncul root password, isikan password root.
14. Full name account new, untuk menambah user baru.
15. Use a network mirror, untuk bagian ini pilih saja NO.
16. Choose software to install, pilih saja defaultnya “standard system”.
17. Kemudian install GRUB loader, digunakan untuk memilih OS yang akan dijalankan pada saat booting pertama. Dengan catatan jika kita menggunakan dual booting.
18. Installation complete.
19. Restart dan linux debian siap untuk digunakan…..
Menjalankan Remote Dekstop Pada Linux Debian 4
Pastikan komputer sudah terinstall linux debian dan Windows 2000 Server dan terhubung dalam satu jaringan.
1. Jalankan komputer yang bersistem operasi linux Debian.
2. Masuk ke root terminal.
3. Kemudian Ping komputer satu dengan komputer dua.
4. Jika komputer sudah saling mengenali, maka remote dekstop dapat dijalankan.
5. Masuk ke root terminal.
6. Ketikkan rdesktop (IP komputer yang lain).
7. Jika komputer yang anda jalankan bisa menampilkan Windows 2000 Server. Maka Remote Dekstop sudah berhasil.
Menginstall Program Windows Pada Linux Debian 4
Menginstall Program TOEIC :
1. Pastikan komputer telah terinstall wine.
2. Masukkan cd Install TOEIC.
3. Masuk ke Terminal lalu masuk sebagai superuser.
4. Masuk ke direktori medialalu masuk ke cdrom.
5. Buka direktori TOEIC.
6. Kemudian ketikkan wine SETUP.exe .
7. Kemudian akan muncul kotak dialog instalasi TOEIC.
8. Ikuti langkah-langkahnya.
9. Kemudian masukkan product key.
10. Tunggu proses instalasi sampai selesai.
11. Kemudian jalankan program TOEIC melalui /root/.wine/drive_c/program file/ALA/TCM.exe lalu klik enter.
12. Proses Instalasi program windows telah selesai.
Setting IP Pada Linux Debian 4
1. Klik pada Toolbar icon Application-System tool-Network tools.
2. Kemudian konfigurasikan network device eth0.
3. Setelah itu masukkan IPaddress, Subnet Mask, dan Gateway.
4. Kemudian ping IPaddress melalui terminal.
5. Jika komputer dapat mengenali IPnya sendiri, maka setting IP telah sukses



 Untuk instalasi debian servernya liat video dibawah:



Share:

Settig IP DHCP di Debian Server

     Setting Ip di debian


 Assalammualaikum kali ini saya akan mensetting ip dhcp di debian server. Fungsi ip dhcp ini adalah memberikan ip secara otomatis tanpa kita harus isi lagi. Jadi ip dhcp ini lebih efesien karena langsung mengambil ip dari server. Oke kita lanjut ke tahap konfigurasi dasar dari ip dhcp ini ya


Langkah Langkahnya :

1. Login sebagai root di server kita
2. Lalu ketikan perintah "nano /etc/network/interfaces" lalu enter
3. setelah itu sesuaikan script dengan yang bawah ini

4. setelah itu exit dari text editor. Lalu ketikan perintah "/etc/init.d/networking restart" lalu enter,
 5. Jika berhasil,tampillannya akan sama dengan yang dibawah ini
 6. Ketik ifconfig untuk melihat apakah ip dhcp sudah didapatkan atau belum


Sekian dari saya,untuk lebih jelasnya lihat video dibawah:






Share:
billydohanoktavian. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © My Post My Thought | Powered by Blogger
Design by SimpleWpThemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com